Mading On Fire
Uncategorized Tagged biologi, kebakar, mading, painem 1 Comment »“jadi, bagian organel yang mati terlebih dahulu adalah sklerenkim…”
ugh… pelajaran biologi, menarik sih… tapi rumitnya minta ampun,, ditambah lagi dengan waktu yang tidak tepat, yakk jam terakhir.. hasrat untuk menguap tak tertahankan… tapi, pelajaran yang disampaikan sangatlah penting, yaitu membahas UTS yang kemarin t’lah kita lewati. UTS ? hahaha, nggak berharap banyak deh, kayaknya nilaiku ancur…
back to the main topic, seperti biasa, pelajaran biologi dilewati dengan menguap, menguap dan menguap… fyuh… benar” ga semangat nih.
Tapi…. ada sesuatu yang berbeda hari ini, tiba-tiba guru biologiku, yang kebetulan merangkap sebagai wakasek sarana dan prasarana itu panik..
“lho, madingnya…” warga sekelaspun langsung menoleh ke arang mading yang tepat berada di seberang kelas, dan jaraknya sangatlah dekat denganku, kira-kira hanya 4 meter saja. sayapun ikut menoleh, dan tanpa sadar berkata “lho, dharta, madingnya kebakar…” teman sebelahku, dharta pun mengiyakan “iya…” lalu kembali membuka buku yang kita baca tadi…
entah sedang error atau karena kantuk dan capek yang melanda kita semua, seolah-olah kebakaran itu tidaklah penting, ibu guru yang didepan pun hanya terpaku.
padahal faktanya, mading itu “flammable”-sekali, bahannya dari kain, styrofoam, dan boksnya dari kayu, dan lagi tepat diatasnya terdapat outdoor unit AC lab komputer… yang bisa meledak sewaktu-waktu, belum lagi dengan adanya meteran listrik yang sangat besar disebelahnya,
tiba-tiba ada sebuah suara yang heboh, kencang, panik dari belakang yang belakangan kuketahui bahwa itu adalah suaranya gery^^ “He itu dari kayuuuuu!!!!!”
sontak aku dan teman-teman yang lain langsung kaget dan beranjak dari kebengongannya masing-masing, tanpa pikir panjang, kubuka resleting tasku, kuambil botol minuman yang kubawa dalam tas, kebetulan aku berada di barisan terdepan, tepat di depan pintu. tanpa aba-aba langsung saja aku berlari kencang menuju kebakaran itu, dagdigdug,.. api bertambah besar, tampak di seberang orang-orang dari dinas P&K yang memang kantornya berada di dalam sekolahku dan letaknya tepat di debelah mading itu juga sudah panik.

tanpa banyak kata, langsung saja kubuka tutup botol itu, entah apa yang ada dibenakku saat itu, air dalam botol itupun hanya tinggal sedikit, kira-kira tinggal 1/5 nya saja mungkin, langsung kusiramkan keletak api terbesarnya
“Ayo.. Ganes…, Ayo… Ganes…” sayup-sayup kudengar ada yang menyemangatiku untuk segera memadamkan api yang berkobar itu. fyuh, untunglah tepat pada waktunya, dan tepat pada tempatnya, api perlahan mulai padam, disusul dengan salah seorang dari dinas P&K yang dengan hebohnya membawa satu tong besar air hingga terpeleset dan membasahi dirinya sendiri =p namun akhirnya padam juga api itu…
fyuhh…
ada”saja hari ini…
anak-anakpun langsung ribut” dan kembali kedalam kelas. tentunya aparat sekolah langusng bertindak,
salah satu temanku yang sempat melihat oknum yang membakar mading itupun di-interogasi secara singkat dan langsung diprosess (halah kaya kepolisian ajah)
untungnya gak sampe parah”amat ![]()